Archive for March, 2008

Apa kaabaaaar paGi Ku???

Wednesday, March 19th, 2008

apa kabar untuk semua penghuni bumi ???

wagu ya?

sok akrab

yesterday… ngalamin hari yang berat berat berat buat ku

stress lagi gara - gara kuliah…

hoooh…

i think…

kemarin abis mencoba bertahan mempertahankan judulku me pembimbingku, dan aku harus mengakui kalau memang …

i can’t di anything….

yo gak papa sih mungkin emang itu yang terbaik..

malamnya telfon papah

seperti biasa panjang lebar bla bla bla

tapi yooo

tenkyu papa….

aku pngin jadi dewasa i???

biar gak ngeluh ke papah terus

tapi mah gimana.. na gatel lek ra cerita.

Hiks… i feel i am realy 100X bored yesterday

gak megang komputer seharian …

weiks… aku bosen uwes titik

pingin pulang

Hujan Lain Kali

Wednesday, March 12th, 2008

Musim apa disana

Masih musim hujan kah

Masih terlihat kilat kah??

Masihkah sama dengan yang ku lihat??

Hujan masih sama

Namun apakah kali ini

Hujan masih bermakna sama

Musim mendatang ..

Apakah hujan masih ingin

Melihatku sendiri ..

Terpaku menatap langit yang masih menyisakan butiran hujan ..

Sore ini ku temukan senyum

Pada langit selepas hujan

Persis setaun lalu

Kala hujan mngijinkanku menikmatinya denganmu

Hujan kali ini

Mungkinkah masih bermakna sama ….

Hujan , lain kali ….

Bolehkah aku mengajak teman untuk menikmatimu ????

cold war

Wednesday, March 12th, 2008

Kau bilang itu harga diri ?

Aku punya harga diri “ ucapmu lantang

Kala senyum ini tertatih tuk terkembang

Kau bilang itu tak ada artinya

Atas bertahun perjalanan kita

Atas semua cerita yang tak pernah ada habisnya

Atas tawa yang masih kerap kluar kala kisahmu mulai trdengar

Kau bilang semua telah berbeda

Kala senyum ini masih sama

Kala tatapan ini masih tetap tak berubah

Kala sapa masih ingin ku ucap

Kau bilang ini realita

Apa kabar mimpi

Apa kabar impian

Apa kabar beragam cerita yang mengisi perjalanan kita

Apa kabar sejuta kekonyolan yang pernah kita buat

Apa kabarmu

Saat ini ??

Kala ego telah membuat dinding semakin tebal

Kala waktu telah membuat kita terpisah

Apakah waktu berpihak padamu `

Apakah waktu telah membuat kita dewasa

Katamu …

“ Nanti… kita akan seperti ini “

aku sadar ini realita

saat ku tahu

“ seperti apa Kita! “

Ending untuk sebuah warna

Wednesday, March 12th, 2008

Ending tuk sebuah warna

Katamu cinta itu renyah

Kaya krupuk donk…

Katamu easy lahhhhh

HOoO…..?!?!?

Katamu jangan mau kalah ama yang namanya cinta

Sakit hati itu

Seperti membolak balik telapak tangan

Katamu …

Jangan biarkan dia bersorak

Atas sejuta tangisan cengengmu

Katamu…. 5 th lalu

Saat air mata mengalir deras atas nama cinta

Saat raga terasa sakit atas nama patah hati

Saat otak terasa kosong atas nama kehilangan

Katamu….

Membuatku menyunggingkan senyum

Katamu..

Membuatku percaya

Cinta sejati kan datang

Katamu…

Seolah ingin selalu ku dengar kemarin kini esok atau lusa

Katamu …

Semoga sampai nanti

Kan tetap ada warna untuk cerita kita

CONGRATULATION

atas Pernikahanya

semoga kan tetap ada warna untuk tiap tawa , tangis , dan sejuta renungan yang telah kita buat

waktu bergerak cepat

Wednesday, March 5th, 2008

waktu memang bergerak cepat

yap sangat cepat…

dulu aku masih seorang nana yang lari menuruni tangga kos

mencari mbak diah menumpahkan semua tangisan kebingunganku

dulu aku masih menangis sesenggukan tak pernah berhenti

tiap kali liat adi lewat depan kos

dulu aku masih bengong tiap kali liat papah di graha

dulu sepertinya masih ketakutan tiap kali liat sempai lulu melangkahkan kaki menuju graha..

sepertinya dulu masih suka tertidur di kursi lipat

menunggu jam pelajaran usai

" emang kamu gak pernah dapat mata kuliah penelitian? "

ucap papa suatu hari pas tak tanya latar belakang proposalku

yeee ya pernah, cuman nyampe nggak nya itu gak ketauan

aku sadar aku semester 8

dengan segala realita yang segera kuhadapi

sebentar lagi vidia lulus

na TA

akhire nyusul Vidia juga..

Amien.. janjine sih maret 2009

ternyata jadi orang tua tu gak gampang ya

aku kangen mbak diah,,

pingin nangis lagi

dengan segala keadaan kos - kosan

yang gak ngedukung psikologiku sama sekali

huuuhh..

ajari aku berlapang dada